Posted: November 22, 2009 in Tugas2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Koperasi merupakan wadah yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang bisa dibilang lemah, baik dari social maupun ekonominya. Sejak dahulu Koperasi sangat membantu masyarakat di pedesaan karena di pedesaanlah banyak yang membutuhkan uluran tangan koperasi itu sendiri, apalagi koperasi dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.

 

Berbeda denga Perkotaan, masyarakatnya lebih memilih perbankkan dari pada koperasi. Karena di perkotaan koperasi kalah bersaing dengan perbankkan, tapi akhir-akhir ini banyak koperasi yang mulai berbenah diri untuk bisa mengatasi masalah tersebut.

 

 

B. Tujuan

 

Tujuan dari koperasi adalah untuk membantu perekonomian masyarakat yang taraf hidupnya sangat rendah. Koperasi juga bertujuan menjauhkan masyarakat dari lintah darat, karena di koperasi memiliki simpan pinjam bagi para anggotanya.

 

Koperasi juga dapat menambah modal bagi para pengusaha kecil atau UKM. Dengan begitu sangat jelas sekali bahwa koperasi sangat membantu, mensejahterakan rakyat, dan kekeluargaan.

 

 

BAB II

KOPERASI

 

Koperasi berasal dari bahasa Inggris co-operation yang berarti usaha bersama. Dengan kata lain berarti segala pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama sebenarnya dapat disebut sebagai Koperasi. Namun yang dimaksud dengan Koperasi itu sendiri adalah suatu bentuk peraturan dan tujuan tertentu pula, perusahaan yang didirikan oleh orang-orang tertentu, untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu.

 

A. Definisi Koperasi, Menurut Para Tokoh :
1. Muhammad Hatta ( 1994 )

Koperasi didirikan sebagai persekutuan kaum lemah untuk membela keperluan hidupnya. Mencapai keperluan hidupnya dengan ongkos yang semurah-murahnya, itulah yang dituju. Pada Koperasi didahulukan keperluan bersama, bukan keuntungan.

2. ILO (Dikutip oleh Edilius & Sudarsono, 1993)

Koperasi ialah suatu kumpulan orang, biasanya yang memiliki kemamuan ekonomi terbatas, yang melalui suatu bentuk organisasi perusahaan yang diawasi secara demokratis, masing-masing memberikan sumbangan yang setara terhadap mosal yang diperlukan dan bersedia menanggung resiko serta menerima imbalan yang sesuai dengan usaha yang mereka lakukan.

 

3. Dr. G Mldenata, Dalam bukunya “Histoire Desdactrines Cooperatiaon”

Koperasi terdiri atas produsen-produsen yang bergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama, dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama, dengan mengerjakan sumber-sumber yang disumbangkan oleh anggota.

 

4. H.E. Erdman, Dalam bukunya “Passing Monopoly as an Aim of Cooperation”

Koperasi ialah usaha bersama, merupakan badan hokum, anggota ialah pemilik dan yang menggunakan jasanya dan mengembalikan semua penerimaan di atas biayanya kepada anggota sesuai transaksi yang mereka jalankan dengan Koperasi.

B. Dasar Hukum Koperasi di Indonesia

Tertera pada Pasal 33 UUD 1945 dan UU No.25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Pada Pasal 33 UUD 1945 dikemukakan bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar pada asas kekeluargaan”, sedangkan pada ayat 1 UU No. 25/1992 koperasi ialah “Badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau nadan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannyaberdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”.

 

C. Keanggotaan Koperasi

Pada UU No.25/1992, salah satu syarat berdirinya suatu Koperasi ialah harus tersedianya 20 orang anggota.

 

1. Sifat Keanggotaan Koperasi

Setiap warga Negara Indonesia, berhak untuk menjadi anggota suatu koperasi. Tetapi kerena koperasi merupakan Badan Hukum, setiap yang akan menjadi anggota koperasi memiliki kewajiban untuk melaksanakan dan atau mengikuti peraturan yang terdapat pada AD dan ART koperasi.

 

Sesuai dengan prinsip koperasi, keanggotan koperasi bersifat Sukarela dan Terbuka. Sukarela ialah setiap anggota koperasi mendaftar menjadi anggota koperasi berdasar atas kemauan sendiri. Sedangkan yang dimaksud Terbuka ialah setiap orang yang mamu dan memenuhi syarat-syarat keanggotaan suatu koperasi dapat diterima menjadi anggota koperasi tersebut.

 

2. Hubungan Anggota dengan Usaha Koperasi

Apabila seseorang menyatakan ingin masuk menjadi anggota koperasi, maka pertimbangan yang terpenting ialah ”apakah koperasi dapat memenuhi kebutuhannya sehingga dapat memperbaiki kehidupannya?”. Sebab alasan seseorang menjadi anggota koperasi adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

 

 

 

 

3. Kewajiban dan Hak Anggota Koperasi
Kewajiban Anggota koperasi

Ditegaskan dalam Pasal 20 UU No.25/1992, Kewajiban anggota koperasi meliputi hal-hal sebagai berikut :

  • Mematuhi AD dan ART koperasi serta semua keputusan yang telah disepakati bersama dalam rapat anggota;
  • Berpartisipasi dalam usaha yang diselenggarakan oleh koperasi;
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar asas kekeluargaan.

Hak Anggota Koperasi

Secara garis besar, hak-hak anggota koperasi sebagai berikut :

  • Hak untuk menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota;
  • Memilih atau dipilih menjadi pengurus koperasi;
  • Meminta diadakan rapat anggota menurut ketentuan-ketentuan dalam anggara dasar;
  • Mengemukakan pendapat / saran-saran kepada pengurus diluar rapat anggota;
  • Memanfaatkan koperasi dan mendapat pelayanan yang sama diantara anggota koperasi;
  • Mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi menurut ketentuan anggaran dasar.

 

Syarat-syarat khusus

Adalah syarat tambahan yang harus dipenuhi setiap calon anggota koperasi sebelum mereka menjadi anggota koperasi. Syarat khusu ini juga untuk membedakan koperasi dengan badan usaha lainnya, seperti perseroan terbatas, cv, dsb.

Contoh Syarat Khusus :

  • Koperasi Pertanian

Anggota terdiri dari penggarap atau pemilih sawah dan para pekerja koperasi itu sendiri.

  • Koperasi Nelayan

Anggotanya terdiri dari pemilik perahu/kapal, pemilik alat-alat penangkapan ikan, dan para nelayan penangkap ikan.

  • Koperasi Karet

Anggotanya terdiri dari para petani, pemilik, dan pekerja di kebun karet, para penyadap yang menguasai hasil produksinya.

4. Permintaan Menjadi Anggota Koperasi

Setiap orang yang ingin menjadi anggota koperasi perlu mempelajari terlebih dahulu meksud dan tujuan koperasi tersebut, terutama mengenai syarat-syarat keanggotaan koperasi, hak dan kewajiban sebagai anggota koperasi. Jika calon anggota koperasi sudah memahami koperasi, calon anggota bisa mengajukan menjadi anggota koperasi secara tertulis. Barulah pengurus koperasi meneliti kelengkapan persyaratan para calon anggota, baik berdasarkan ketentuan UU dan AD/ART koperasi.

5. Bukti Keanggotaan Koperasi

Penerimaan anggota koperasi baru harus tercatat dalam embukuan koperasi tersebut, dimana buku anggota koperasi telah ditetapkan oleh Undang-undang sebagai salah satu bukti koperasi. Buku ini juga harus dimiliki oleh setiap koperasi.

 

6. Berhenti Sebagai Anggota Koperasi

Keanggotaan seseorang akan berakhir jika yang bersangkutan :

  • Meninggal Dunia;
  • Miminta berhenti atas kehendak sendiri;
  • Diberhentikan karena karena tidak mematuhi syarat keanggotaan;
  • Dipecat karena tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota.

 

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Koperasi yang terbentuk sudah memiliki dasar hukum yang kuat, sehingga koperasi sekarang harus mempunyai tujuan serta memiliki AD/ART yang dapat menjadi pedoman koperasi.

 

Menjadi anggota koperasi tidak bisa sembarangan, seorang calon harus benar-benar mengerti akan koperasi, memahami persyaratan koperasi, mematuhi segala peraturan yang ada di dalam koperasi tersebut.

 

DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Subandi, M.M., Ekonomi Koperasi (Teori dan Praktik), Alfabeta, Bandung, 2008

Blog :

Ahmad Kodri, http://nerifimylover.blogspot.com/2009/07/artikel-koperasi.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s